Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) naik pada perdagangan kemarin. CPO memang sedang menikmati fase bullish.

Pada Kamis (25/1/2024), harga CPO di Bursa Malaysia ditutup di MYR 3.994/ton. Naik 1,17% dari hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 16 November.

Dalam sepekan terakhir, harga CPO melesat 4,69% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga melonjak 6,14%.

Kekhawatiran akan keterbatasan pasokan menjadi pendongkrak harga CPO. Lembaga konsultan Apricus 8 Pte Ltd yang berbasis di Singapura memperkirakan produksi CPO Malaysia bulan ini anjlok 15-18% dibandingkan bulan sebelumnya.

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO memang sedang bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 64,35. RSI di atas 50 mengindikasikan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Namun perlu diingat bahwa indikator Stochastic RSI sudah berada di 95,68. Sudah di atas 80, yang berarti tergolong jenuh beli (overbought).

Meski begitu, sepertinya ruang kenaikan harga CPO masih terbuka. Target resisten terdekat ada di MYR 4.029/ton. Jika tertembus, maka harga bisa naik lagi ke kisaran MYR 4.048-4.071/ton.

Sementara rentang resisten sebelumnya di MYR 3.976-3.972/ton akan menjadi support yang baru. Support ini cukup kuat, tetapi kalau tertembus maka harga CPO bisa meluncur turun menuju MYR 3.953-3.931/ton.

(aji)

No more pages