Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Spike insulin lagi ramai dibicarakan di media sosial karena tingginya kasus diabetes. Dokter spesialis penyakit dalam, Dr Aru Ariadno menjelaskan kondisi seseorang yang terjadi jika mengalami Spike insulin. 

Spike ialah kondisi pada penderita diabetes mengalami peningkatan gula darah dengan kadar tinggi secara mendadak.

Dr Aru Ariadno menyarankan kepada masyarakat terutama penderita diabetes melitus untuk konsumsi makanan diet rendah agar tidak terjadi peningkatan gula darah secara mendadak. 

"Yang sesuai diet (Diabetes Melitus) DM. rendah kalori, total kalori dihitung, juga hindari karbohidrat terutama gula. Supaya terhindar dari penyakit metabolik," kata dokter Aru Ariadno saat dihubungi Bloomberg Technoz, Kamis (18/1/2023). 

Dokter Aru Ariadno menyebut biasanya spike muncul sesaat setelah penderita diabetes melitus (DM) makan atau minum yang mengandung kalori tinggi.

Selain itu, kata Dokter Aru Ariadno kenaikan gula darah yang mendadak tinggi lalu turun lagi akan menyebabkan gangguan organ tubuh lain yang vital. 

"Jantung, ginjal dan saraf bila berlangsung lama dan selalu terjadi," ujarnya. 

Gejala-gejala 'Spike Insulin' meliputi:

1. Haus

2. Mulut kering 

3. Nafas berbau keton atau aseton.

(dec)

No more pages