Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menerbitkan obligasi tanpa jatuh tempo atau perpetual bond berwawasan lingkungan senilai Rp335,19 miliar.

Perpetual bond IIF itu telah tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 10 Januari 2024. Sebelumnya, IIF telah mencatatkan Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 sebesar Rp500 miliar jelang akhir 2023.

"Pencatatan dua instrumen tersebut di BEI memiliki signifikansi tersendiri bagi IIF dalam hal alternatif sumber pendanaan," ujar Presiden Direktur IIF Reynaldi Hermansjah dalam keterangan resmi yang diterima Bloomberg Technoz, Senin (15/1/2024).

Penerbitan perpetual bond akan memperkuat struktur modal IIF. Dana hasil penerbitan emisi ini akan digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur berkelanjutan yang berlandaskan prinsip Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) di Indonesia. 

Surat Berharga Perpetual ini tidak memiliki jangka waktu, namun instrumen ini memiliki opsi tebus atas pelunasan pokok pada tahun ke-5 dan setiap ulang tahun penerbitan sesudahnya.

Kupon perpetual bond IIF sebesar 8,25% per tahun. Majemen menilai, besaran kupon ini tergolong kompetitif.

"al tersebut merupakan upaya kami dalam melibatkan partisipasi masyarakat untuk mendukung pertumbuhan proyek infrastruktur yang berkelanjutan di Indonesia,” ungkap Reynaldi.

(mfd/dhf)

No more pages