Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Cawapres Gibran Rakabuming Raka berpesan kepada relawannya agar berkampanye dengan santun dan tidak melakukan fitnah hingga olok-olok. Dia mengatakan, satu bulan ini menjelang Pemilu 2024 makan banyak fitnah dan nyinyiran terhadap Prabowo-Gibran.

Dia mengatakan, nyinyiran tak perlu dibalas. Namun relawan harus fokus memenangkan mereka satu putaran yakni pada hari pencoblosan 14 Februari 2024.

"Saya tekankan ke bapak ibu semua, anak-anak muda, bahwa ini serangan makin masif. Fitnah makin banyak, nyinyiran makin banyak juga. Saya tegaskan sekali lagi untuk tidak perlu membalasnya," kata Gibran  saat memberikan arahan kepada para relawan yang hadir dari 28 kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah di The Sunam Hotel Solo, Kamis (11/1/2024) sebagaimana keterangan yang diterima dari TKN Prabowo-Gibran.

Sementara Ketua Dewan Pembina Relawan Solidaritas Anak Muda untuk Toleransi Indonesia (SAKTI) Stevanus Gusma mengatakan, para relawan door to door telah siap untuk menyosialisasikan program Prabowo-Gibran hingga ke akar rumput. Dia menargetkan untuk door to door ke 2 juta rumah hingga batas akhir kampanye.

"Target kami bergerak untuk door to door di 2 juta rumah," kata Stevanus dalam kesempatan itu.

Dalam sambutannya, Gibran menyampaikan sejumlah poin. Utamanya adalah ia menginstruksikan para relawan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang  program keberlanjutan pembangunan, termasuk juga visi dan misi membangun generasi emas untuk mencapai Indonesia emas 2045. 

"Ini waktunya sudah sangat sempit sekali, tinggal 30 an hari. Minggu depan sudah debat cawapres yang kedua, jadi waktunya sangat-sangat pendek sekali. Ini adalah masa-masa yang sangat krusial, masa-masa yang sangat penting sekali. Kita tidak ingin di menit-menit akhir ini terjadi hal-hal yang tidak baik atau blunder," ucapnya.

"Jadi yang selalu saya tekankan itu adalah masalah keberlanjutan, masalah pemerataan pembangunan yang tidak lagi Jawa sentris, kelanjutan IKN, melanjutkan program-program yang sudah ada, PKH, KIS, KIP dan lain-lain," imbuh dia.

Dia juga mengingatkan pentingnya secara masif menyebarkan program makan siang dan susu gratis untuk anak-anak  yang merupakan program andalan Prabowo-Gibran.

(ezr)

No more pages