Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan masyarakat Indonesia gemar membeli kendaraan pribadi bila memiliki kekuatan ekonomi atau finansial. Hal ini dinilai sebagai penyebab dari kemacetan yang utamanya terjadi di Pulau Jawa. 

Menurut Jokowi, saat ini kemacetan secara merata sudah terjadi di seluruh perkotaan khususnya di pulau Jawa dengan tingkat kemacetan yang berbeda. Jokowi mengatakan, ini disebabkan oleh masyarakat yang meninggalkan penggunaan transportasi umum. 

“Orang sekarang ini hampir semuanya begitu memiliki kekuatan ekonomi, kekuatan finansial, langsung yang dibeli mobil, yang dibeli sepeda motor. Semua menggunakan kendaraan pribadi dan meninggalkan transportasi umum, meninggalkan transportasi massal,” ujar Jokowi dalam agenda peresmian Terminal Pakupatan Tipe A, Serang, Banten, yang disiarkan secara virtual, Senin (8/1/2024). 

Sehingga, kata Jokowi, pemerintah saat ini tengah membangun dan memperkenalkan transportasi umum, seperti Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT) dan Kereta Rel Listrik (KRL), dan Transjakarta.  

Pada kesempatan yang sama, Jokowi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan Terminal Penumpang Tipe A Pakupatan di Serang, Banten. Dirinya mengapresiasi kerja sama yang baik dari Kemenhub dan pemerintah daerah yang telah melaksanakan revitalisasi Terminal Pakupatan. 

Di lain sisi, Budi menjelaskan, tujuan revitalisasi Terminal Penumpang Tipe A Pakupatan adalah untuk menyediakan sarana dan prasarana transportasi yang dibutuhkan masyarakat Kota Serang dan sekitarnya, dengan fasilitas yang teratur dan nyaman.

Adapun jumlah penumpang Terminal Tipe A Pakupatan mencapai 3.111 orang dengan layanan 38 trayek AKAP dan 8 trayek AKDP setiap harinya. 

Terminal Penumpang Tipe A Pakupatan berdiri sejak 1995. Pada 2022, terminal seluas 30.569 meter persegi tersebut mulai direvitalisasi menggunakan biaya sebesar Rp26,9 miliar yang berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan telah diselesaikan pada tahun 2023.

Pembangunan Terminal Tipe A Pakupatan mengusung pola mix use sehingga terminal tidak hanya menjadi tempat naik dan turun penumpang, tapi juga sebagai pendorong perekonomian daerah dengan berbagai fasilitasnya. 

Dari sisi desain, bentuk denah, selubung, serta atap, Terminal Tipe A Pakupatan mengadopsi motif batik Banten yaitu Pamaranggen yang bermakna tempat pengrajin keris dan asesoris pada masa Kesultanan Banten.  Lebih lanjut, atap bangunan bagian depan dan belakang menggunakan roof garden sebagai bagian dari konsep green building. Kemudian, dinding bangunan mayoritas terbuat dari kaca sebagai bagian dari konsep modern.

(dov/ain)

No more pages