Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kristian Manullang mengungkapkan, sedang memeriksa saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pasca dihentikan sementara (suspensi) pada 19 Desember 2023 lalu. 

“Akan dicabut, tapi kami periksa dulu karena kenaikan (sahamnya),” kata Kristian di gedung BEI, Jumat (5/1/2024). 

Saat ditanya kenaikan saham ulah broker, Kristian menegaskan belum sampai tahap kesimpulan karena masih memeriksa saham yang juga terafiliasi dengan Grup Barito milik Prajogo Pangestu tersebut. 

"Kami belum sampai ke kesimpulan tertentu, sedang kami periksa. Kami juga melihat perilaku transaksi di pasar, tentunya juga berkordinasi dengan OJK," jelas Kristian.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Selasa (19/12/2023), suspensi dilakukan sejak perdagangan sesi pertama hingga pengumuman lebih lanjut.

Suspensi dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan kembali keputusan investasinya di saham CUAN. BEI juga mengimbau pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Pada 9 November kemarin, BEI juga melakukan suspensi saham CUAN. Suspensi dilakukan hingga 14 November. Dengan suspensi 19 Desember lalu, saham CUAN sudah mengalami suspensi sebanyak lima kali sejak initial public offering (IPO).

Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) IPO pada Maret 2023 dengan harga pelaksanaan Rp220/saham. Perusahaan memperoleh dana segar Rp371,8 miliar kala itu.

(mfd/dhf)

No more pages