Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan sebanyak 240.892 pangkalan penyalur LPG subsidi 3 kg telah mengimplementasikan penertiban konsumsi subsidi agar tepat sasaran.
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, angka tersebut sekitar 95% dari jumlah total pangkalan LPG Pertamina saat ini yang mencapai 253.384, yang tersebar dari 411 Kabupaten/Kota Indonesia.
"Ada 240.892 pangkalan Pertamina yang sudah melakukan transaksi. Artinya sistem informasi dan perangkatnya, termasuk orang yang melayani dan masyarakat sudah mencoba, " ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (3/1/2023).
Tutuka optimistis jumlah tersebut menggambarkan kesiapan pangkalan LPG milik PT Pertamina Patra Niaga itu dalam melaksanakan tugas penyaluran LPG 3kg kepada masyarakat yang membutuhkan.
Secara total, jumlah pangkalan yang telah siap melaksanakan penyaluran penertiban subsidi LPG itu juga telah mencapai 252.382 pangkalan, atau sekitar 99,4% dati total jumlah pangkalan Pertamina.
Sebelumnya, ESDM melakukan penertiban untuk konsumen yang menggunakan LPG subsidi 3kg. Penertiban tersebut sejalan dengan konsumsi LPG subsidi yang sempat melampaui kuota.
Penertiban itu tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 37.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang Liquefied Petroleum Gas Tertentu Tepat Sasaran yang diteken pada 28 Februari tahun lalu.
Melalui beleid itu, masyarakat kemudian diminta untuk segera mendaftarkan dirinya untuk registrasi agar tercatat resmi di pangkalan resmi LPG pertamina dengan tenggat 1 Januari 2024.
(ibn/ain)