Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino sebesar Rp6,72 triliun atau 89,36% dari target hingga 21 Desember 2023. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menargetkan dapat menyalurkan seluruh alokasi anggaran BLT El Nino sebesar Rp7,52 triliun hingga akhir tahun ini.

“Diharapkan pada akhir tahun 2023 seluruh bantuan tersebut telah dapat tersalurkan dengan tepat sasaran,” kata Airlangga dalam keterangan resmi dikutip Selasa (26/12/2023).

Melalui BLT El Nino, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp400.000 per 2 bulan atau Rp200.000 per bulan untuk 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Meskipun akan berakhir pada tahun ini, Airlangga mengungkapkan sejumlah KPM berharap pemerintah dapat menyalurkan kembali BLT El Nino pada tahun depan.

"Saya ke lapangan kami tanyakan langsung ke masyarakat, perlu dilanjutkan atau tidak, apakah ini tepat sasaran, dan tadi setelah dicek dengan dialog ternyata mereka sangat membutuhkannya,” tutur Airlangga.

Dalam menyalurkan BLT tersebut, pemerintah menggandeng PT Pos Indonesia karena jaringannya yang berada pada setiap kota atau kabupaten sehingga harapannya dapat tepat sasaran. Selain itu, PT Pos Indonesia juga telah berpengalaman dalam menyalurkan bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) saat pandemi Covid-19 lalu.

Kementerian Keuangan sebelumnya menjanjikan penyaluran paket bantuan sosial El Nino, termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat akan tuntas sebelum momentum Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

"Sebelum Natal sudah tuntas BLT El Nino ini," ujar Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata, Jumat (15/12/2023).

Fenomena El Nino terjadi akibat pemanasan suhu muka laut di atas kondisi normal yang terjadi di Samudera Pasifik. Kondisi ini berdampak pada terjadinya cuaca ekstrim seperti kekeringan di Indonesia sejak Agustus 2023.

Isa menyebutkan pemerintah mengalokasikan anggaran Rp9 triliun untuk paket bantuan El Nino dalam bentuk BLT yang disalurkan oleh Kementerian Sosial.

Berikut cara mengecek bansos BLT El Nino secara online: 

- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id 

- Masukkan nama provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa atau kelurahan. 

- Masukkan nama penerima manfaat (PM) sesuai kartu tanda penduduk (KTP). Ketik empat huruf kode, tidak dipisah spasi, sesuai yang tertera dalam kotak kode. Jika kode huruf kurang jelas, klik "refresh" untuk mendapatkan kode baru.

- Setelah itu, klik "cari data".

- Selanjutnya, halaman situs Kemensos akan menampilkan nama penerima manfaat sesuai wilayah atau daerah yang dimasukkan.

- Masyarakat termasuk golongan penerima BLT El Nino jika kolom Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) atau bantuan sembako berstatus "ya".

- Bila penerima manfaat belum memiliki "aplikasi cek bansos". Pilih "buat akun baru" dan isi kolom yang tersedia, seperti nomor KK, NIK, dan alamat sesuai KTP. Lampirkan swafoto bersama KTP serta foto KTP.

- Kemudian klik "buat akun baru". Setelah berhasil, data akan diverifikasi oleh Kemensos. Setelah data terverifikasi, akun atau user ID akan diaktivasi dan menu pada Aplikasi Cek Bansos dapat diakses.

- Login atau masuk dengan mengetikkan username dan kata sandi.

- Pilih menu "cek bansos" dan lengkapi data sesuai KTP.

- Selanjutnya, klik "cari data". Sistem akan menunjukkan data penerima manfaat bansos, termasuk penerima bantuan sembako, beserta statusnya.

(mfd/ezr)

No more pages