Bloomberg Technoz, Jakarta - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil parkir di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (12/8/2023) tersengat optimisme masuknya TikTok ke dalam sayap e-commerce nya Tokopedia.
Tidak berapa lama setelah itu, manajemen GOTO mengakui bahwa diskusi antara Tokopedia dengan TikTok memang tengah berlangsung.
Pada penutupan perdagangan, saham GOTO terapresiasi 13 poin atau setara dengan kenaikan 13,68% ke level Rp108/saham.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, level harga itu tercapai usai 13,02 miliar saham GOTO diperjualbelikan dengan nilai transaksi mencapai Rp1,35 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 69.917 kali.
Perdagangan saham GOTO pada Jumat hari ini juga menjadi yang paling atraktif dibandingkan hari-hari sebelumnya. Volume perdagangannya lompat signifikan, terlebih sejak 17 Oktober, saat kolaborasi TikTok dan Tokopedia pertama kali dihembuskan.
Dalam keterbukaan informasi sore ini, R.A Koesoemohadiani, Sekretaris Perusahaan GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) mengkonfirmasi perihal rencana investasi TikTok anak usaha ByteDance Ltd. di Tokopedia.
“Perseroan ingin menyampaikan bahwa sedang dilakukan berbagai diskusi antara Perseroan, PT Tokopedia dan TikTok sehubungan dengan potensi dilakukannya kemitraan dalam bisnis e-commerce di Indonesia di antara para pihak,” tulisnya dalam keterangan resmi, Jumat (8/12/2023).
Namun demikian, sampai dengan saat ini, belum ada keputusan atau kesepakatan final yang dicapai oleh kedua pihak dan diskusi masih terus berlangsung, katanya.
“Perseroan akan senantiasa mematuhi peraturan terkait yang berlaku termasuk POJK No. 31 dan Peraturan BEI No.I-E dan apabila terdapat informasi material mengenai suatu kerjasama atau aksi korporasi yang signifikan,” tambahnya.
Manajemen juga menyampaikan, apabila kesepakatan telah terjadi, maka perusahaan akan mengeluarkan keterbukaan informasi kepada publik/masyarakat selambat-lambatnya 2 hari kerja setelah terjadinya peristiwa yang dimaksud.
Adapun ini merupakan pertama kali GOTO mengkonfirmasi setelah sebelumnya memilih tidak berkomentar.
Sebelumnya, Bloomberg News melaporkan kedua perusahaan ini akan segera mengumumkan rincian kerja sama secepatnya pada pekan depan, mengutip sumber-sumber yang tidak mau disebutkan namanya sebelum kesepakatan resmi diumumkan.
Sumber tersebut menyebut, kesepakatan informal telah dicapai sebagaimana diberitakan sebelumnya, dan minggu depan adalah waktu paling cepat untuk mengeluarkan rilis resmi kepada masyarakat.
(fad)