Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Analis JPMorgan Henry Wibowo menerangkan peluang kemitraan TikTok dengan Tokopedia, lewat rencana investasi pada salah satu unit bisnis milik PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) ini menunjukkan persaingan antar pelaku industri e-commerce bisa berubah wujud menjadi kolaborasi.

“Yang semula bersaing akan bisa menjadi teman saat keduanya memiliki kepentingan yang sama,” tulis Henry dalam catatan, dikutip Kamis (23/11/2023).

“Jika pemberitaan soal pembicaraan [antara TikTok dan GOTO] menghasilkan kesepakatan dan disetujui oleh regulator, hal ini dapat memungkinkan TikTok untuk memenuhi aturan terbaru, dan mulai kembali bisnis e-commerce-nya di Indonesia, yang berpotensi mengubah landscape industri belanjang online.”

Atas kabar paling progres yang dilaporkan Bloomberg News Rabu malam ini, saham GOTO sejak Kamis pagi mencatat kenaikan drastis. Sempat melonjak 7%. Hingga pukul 14:50 perdagangan di pasar saham, GOTO bertengger di posisi Rp89, atau masih mencatatkan kenaikan 5,95%.

Kabar pembicaraan kemitraan TikTok bersama unit bisnis Tokopedia, unit usaha milik grup GOTO, diutarakan sumber-sumber yang dekat dengan masalah ini, dilaporkan Bloomberg News. Targetnya keputusan sepakat atau tidaknya kolaborasi ini selesai beberapa minggu mendatang.

Peluang kolaborasi juga termasuk pendirian usaha patungan di antara TikTok dan Tokopedia dan membangun platform e-commerce baru. Kolaborasi juga menjadi cara efektif TikTok kembali menjalankan bisnis perdagangan online di pasar ritel terbesar di Asia Tenggara.

Sejak satu tahun lalu hingga awal Oktober 2023, TikTok Shop tumbuh signifikan di Indonesia dengan konsep hybrid — menjalankan media sosial dan e-commerce dalam satu platform. Bahkan bisa melawan dua pemain e-commerce yang telah lama beroperasi, Shopee milik Sea Ltd dan Tokopedia kepunyaan GOTO. 

Namun belum lalu transaksi TikTok Shop anjlok efek dari diadang Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang menata kembali Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). 

Sebelumnya manajemen GOTO bilang bersiap bekerja sama dengan platform media sosial lainnya, termasuk dengan TikTok, seperti disampaikan Henry dalam risetnya. Terdapat tiga pesan utama yang disampaikan manajemen GOTO dalam pertemuan J.P. Morgan Global TMT Conference Asia di Hong Kong dengan salah satu pembicara adalah CFO GOTO Jacky Lo.

Pertama, manajemen optimis lini bisnis on demand service (ODS) dan e-commerce akan menghasilkan adjusted EBITDA positif pada kuartal IV-2023. "Sementara divisi fintech GoTo Financial masih memerlukan lebih banyak investasi karena masih tahap pertumbuhan yang lebih awal," tulis riset tersebut.

Kedua, GOTO memperkirakan momentum pertumbuhan kuartalan gross transaction value (GTV) yang positif akan berlanjut pada kuartal IV-2023. Hal ini terjadi karena manajemen melakukan reinvestasi selektif untuk meningkatkan Total Addressable Market (TAM) dan mengembalikan momentum pertumbuhan khususnya di bidang e-commerce.

Ketiga, Tokopedia meluncurkan proyek percontohan kolaborasi dengan Instagram sejak Oktober lalu. "[Tokopedia] juga terbuka untuk bekerja sama dengan platform media sosial lainnya, termasuk Tik Tok," tulis riset tersebut.

TikTok tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar, sementara perwakilan Tokopedia menolak berkomentar.

- Dengan asistensi Olivia Poh, Faris Mokhtar dan Dong Cao.

(mfd/wep)

No more pages