Logo Bloomberg Technoz

Molly Schuetz-Bloomberg News

Bloomberg, OpenAI, perusahaan pembuat ChatGPT,  tengah berbicara dengan para investor soal peluang penjualan saham perusahaan. Saham OpenAI ditaksir sebesar US$80-US$90 milar (sekitar Rp1.227-Rp1.380 triliun), dalam laporan Wall Street Journal.

Valuasi startup pioner teknologi generatif AI ini mengalami kenaikan tiga kali dari posisinya di awal tahun, kata WSJ, mengutip sumber yang mengetahui pertemuan ini.

Kesepakatan ini memungkinkan karyawan untuk menjual saham mereka, dan bukannya perusahaan menerbitkan saham baru dalam rangka peningkatan modal, ditulis WSJ.

OpenAI memmulai presentasi kepada para investor tentang kesepakatan tersebut, kata sumber, meskipun persyaratannya masih dapat berubah.

Dengan valuasi minimal US$80 miliar akan menjadikan OpenAI sebagai salah satu startup yang paling berharga di dunia.

Microsoft Corp. telah menginvestasikan dana sekitar  US$13 miliar di OpenAI. Perusahaan yang didirikan oleh Sam Altman itu berada di jalur yang tepat untuk meraih pendapatan tahunan sekitar US$1 miliar (sekitar Rp15,3 triliun), dilansir Bloomberg News.

OpenAI milik Altman membawa teknologi generatif AI—yang menjadi otak ChatGPT—menuju bisnis yang menjanjikan. OpenAI dianggap sebagai salah satu dari sedikit perusahaan yang berada di garis depan pada teknologi terapan kecerdasan buatan.

Lewat generatif AI, pengguna dapat menghasilkan ragam konten, mulai dari naskah video, sajak, ataupun lainnya, dengan beberapa perintah. ChatGPT akan mencerna perintah untuk kemudian menampilkan beberapa rekomendasi jawaban.

Sejak debut ChatGPT pada bulan November, OpenAI telah bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari perusahaan baru hingga perusahaan besar untuk menggabungkan teknologi ini ke dalam bisnis dan produk mereka.

(bbn/wep)

No more pages