Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve dinilai telah selesai menaikkan suku bunga dan kemungkinan ekonomi AS bisa "soft landing" dalam usaha mereka menghindari inflasi.
Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan ekonomi negaranya kemungkinan bisa soft landing berkat kuatnya pasar tenaga kerja dan tidak adanya masalah neraca seperti pada krisis keuangan global terdahulu.
Soft landing adalah kondisi ketika ekonomi mengalami perlambatan pertumbuhan dengan inflasi yang tak terlalu tinggi.
Menurut perkiraan terbaru dari Komite Penasihat Ekonomi American Bankers Association (ABA), meskipun AS kemungkinan besar akan dapat terhindar dari resesi, pertumbuhan ekonomi terlihat akan melambat secara signifikan dalam beberapa kuartal mendatang, yang akan meningkatkan tingkat pengangguran dan mengurangi inflasi.
Komite penasihat ABA ini di antaranya adalah para ekonom dari JPMorgan Chase & Co., Morgan Stanley, dan Wells Fargo & Co. Perkiraan mereka ini secara rutin disampaikan kepada Gubernur the Fed Jerome Powell dan anggota dewan bank sentral lainnya di Washington.
“Dengan pertumbuhan inflasi yang telah terbukti dan diantisipasi, sebagian besar anggota komite percaya bahwa siklus ketat The Fed telah mencapai puncaknya,” kata Simona Mocuta, ketua panel beranggotakan 14 orang tersebut dan kepala ekonom di State Street Global Advisors.
Komite tersebut melihat pertumbuhan ekonomi melambat menjadi kurang dari tingkat tahunan 1% dalam tiga kuartal mendatang sebagai respons terhadap kenaikan suku bunga the Fed di masa lalu dan ketatnya kondisi kredit.
Tingkat pengangguran AS diperkirakan akan naik menjadi 4,4% pada akhir tahun depan, dari 3,8% pada Agustus, sementara inflasi diperkirakan akan turun menjadi 2,2% dari 3,2% pada Juli.
“Peluang ekonomi AS untuk soft landing telah meningkat cukup signifikan dalam jangka pendek,” kata Mocuta kepada para wartawan melalui Zoom.
"Tetapi pada saat yang sama, masih banyak kekhawatiran tentang seberapa berkelanjutan ketahanan luar biasa yang ekonomi telah tunjukkan sejauh ini."
Adapun komite tersebut melihat peluang terjadinya resesi AS tahun depan sekitar di bawah 50%.
The Fed secara luas diperkirakan akan menahan suku bunga dalam pertemuan minggu depan, meskipun para investor berselisih pendapat apakah itu akan diikuti dengan kenaikan suku bunga lebih lanjut di akhir tahun.
Kelompok ini juga memperkirakan the Fed akan memangkas suku bunga sekitar 1% tahun depan.
(ggq)