Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan di zona hijau dengan menguat 6,12 poin atau setara dengan 0,09% pada posisi 6.866,03 pada perdagangan Senin (21/8/2023).
Senada dengan tren positif yang terjadi, investor asing melangsungkan aksi beli bersih (Net Buy) mencapai Rp219,41 miliar pada perdagangan saham reguler market. Sementara pada perdagangan seluruh pasar, investor asing justru gencar net sell sejumlah Rp2,30 triliun.

Adapun investor asing tercatat net buy saham terbanyak pada PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sejumlah Rp189,93 miliar. Bersamaan dengan aksi beli yang masif, saham BRMS menguat 14,12% ke harga Rp202/saham.
Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing selama perdagangan Senin (21/8/2023):
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp189,93 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp184,62 miliar
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp127 miliar
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp99,70 miliar
- PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp36,70 miliar
- PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) Rp29,17 miliar
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp25,26 miliar
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Rp22,60 miliar
- PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp20,90 miliar
- PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp19,38 miliar
Sementara itu investor asing membukukan aksi jual bersih (Net Sell) terbanyak pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp199,53 miliar. Adapun secara pergerakan, saham BBCA ikut melemah 0,81% ke harga Rp9.175/saham.

Berikut 10 saham dengan angka net sell tertinggi oleh investor asing selama perdagangan Senin (21/8/2023):
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp199,53 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp137,13 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp127,58 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) Rp51,02 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp29,24 miliar
- PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp18,66 miliar
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp14,97 miliar
- PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp14,04 miliar
- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Rp7,88 miliar
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp7,87 miliar
(fad/ggq)