Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten pertambangan dan pengolahan nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) bergerak di zona merah jelang penutupan perdagangan Rabu (16/8/2023). Harga saham INCO kini tercatat menjadi yang paling anjlok sejak 14 Maret 2023, atau dalam 5 bulan terakhir.
Laju saham INCO ambles 3,53% ke harga Rp6.150/saham. Sepanjang hari, pergerakan saham INCO bergerak pada rentang Rp6.100–Rp6.375/saham.

Dengan kapitalisasi pasar saat ini sebesar Rp60,86 triliun. Terkikis sejak awal tahun yang kala itu mencapai Rp70,54 triliun.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) saham INCO ditransaksikan sejumlah 9 ribu kali dengan volume sebesar 19,9 juta saham, dan nilai transaksinya mencapai Rp123,9 miliar.
Saham INCO juga sudah terkoreksi mencapai 4,67% dalam sebulan terakhir. Adapun sejak awal tahun saham Vale Indonesia drop hingga 13,73%.
Salah satu sebab koreksinya saham INCO yang begitu masif adalah investor asing gencar melego saham INCO. Tercatat pada perdagangan kemarin, saham INCO dilakukan aksi jual bersih (Net Sell) mencapai Rp52,36 miliar. Lebih jauh, sepanjang Agustus, saham INCO gencar diobral mencapai Rp245,04 miliar.
(fad/dba)