Logo Bloomberg Technoz

Sankalp Phartiyal - Bloomberg News

Bloomberg, Seri terbaru smartphone milik Apple Inc., iPhone 15, mulai diproduksi di Tamil Nadu, India, sebagai upaya perusahaan memperpendek jarak operasi antara produk keluaran dengan basis produksi mereka salama ini di China.

Pabrik Foxconn Technology Group di Sriperumbudur berusaha meningkatkan volume produksi terbaru dari India, kata sumber yang mengetahui rencana ini.

Apple yang bermarkas dii Cupertino, California, kini sedang dalam proyek jangka panjang untuk mendiversifikasi manufakturnya dari China. Sebagai bagian dari mengurangi risiko rantai pasokan untuk produk-produk terpenting perusahaan.

Suasana pabrik Foxconn, produsen utama iPhone milik Apple. (Dok Bloomberg)

Aksi Apple diambil setelah melihat perkembangan ketegangan antara Washington dan Beijing perihal kerja sama perdagangan, yang semakin sulit diprediksi. Sementara Perdana Menteri Narendra Modi telah berusaha untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan AS dengan target menjadikan negaranya sebagai pusat manufaktur.

Sebelum seri terbaru yang kini rilis, iPhone 14, perakitan perangkat di India terbilang minim, jauh dari realisasi produksi China selama enam hingga sembilan bulan. Porsi ini telah berubah secara drastis tahun lalu, dan Apple telah memproduksi 7% iPhone di India pada akhir Maret.

Relokasi sebagian perakitan iPhone bertujuan mendekati keseimbangan waktu pengiriman antara India dan China, meskipun para vendor belum yakin penuh dapat mencapainya, kata para sumber.

Skala produksi India iPhone 15 akan bergantung pada ketersediaan komponen, yang sebagian besar diimpor, dan kelancaran jalur produksi di pabrik Foxconn di luar wilayah Chennai. 

Ilustrasi toko Apple menjual iPhone. (Dok: Bloomberg)

iPhone baru, yang kemungkinan akan diumumkan pada 12 September, menjanjikan pembaruan paling signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pembaruan mencakup peningkatan pada sistem kamera di seluruh lini produk. Sementara untuk iPhone 15 model Pro akan mendapatkan prosesor A16 dengan teknologi cip 3 nanometer (3nm) yang lebih baik.

Rilisnya iPhone seri terbaru menjadi upaya menghidupkan kembali penjualan yang lesu. Apple bulan ini melaporkan penurunan penjualan selama tiga kuartal berturut-turut. Permintaan konsumen yang lemah di pasar-pasar utama seperti AS, Cina dan Eropa.

Pemasok Apple lainnya di India —Pegatron Corp. dan pabrik Wistron Corp. yang diakuisisi oleh grup usaha Tata Group—masih menurut sumber, juga akan segera merakit iPhone 15.

Juru bicara Apple dan perwakilan dari Wistron dan Pegatron, bahan Foxconn menolak berkomentar.

Ilustrasi jaringan ritel Apple India yang menjual iPhone. India menjadi calon basis produksi baru seri iPhone 15. (Dok: Bloomberg)

Apple telah terus berekspansi di India melalui para pemasoknya di Taiwan. Mereka berburu insentif keuangan yang dijanjikan pemerintahan Modi untuk membawa lebih banyak manufaktur kelas atas.

Hal ini membantu Apple memperbesar produksi iPhone menjadi lebih dari US$7 miliar di India pada tahun fiskal, yang berakhir pada bulan Maret.

Apple membuka toko ritel pertamanya di India pada bulan April. India kini menjadi berkembang pesat sebagai peluang ritel dan basis produksi sekaligus. India punya peran penting bagi Apple dalam jangka panjang.

Pada kuartal yang berakhir hingga Juni, penjualan iPhone di India tumbuh dua digit ke level tertinggi, meskipun Apple belum mengungkapkan angka pastinya.  Chief Executive Officer (CEO) Tim Cook dalam kunjungannya ke India, termasuk saat bertemu dengan Modi mengatakan, Apple “berkomitmen untuk tumbuh dan berinvestasi di seluruh negara ini,”

-Dengan asistensi Mark Gurman dan Debby Wu.

(bbn)

No more pages