Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg News

Bloomberg, Kecemasan baru timbul dari China usai salah satu pengelola kekayaan (wealth mananger) swasta terbesar di negara itu gagal bayar pada beberapa produk dengan imbal hasil tinggi.

Sebanyak tiga perusahaan menyatakan pada Jumat malam lalu (11/08/2023) bahwa mereka tidak menerima pembayaran dari produk yang dikeluarkan oleh perusahaan yang terkait dengan Zhongzhi Enterprise Group Co., yang memiliki aset sekitar 1 triliun yuan.

Kegagalan pembayaran ini kemungkinan akan menambah kekhawatiran atas kondisi industri trust (dana amanah) China senilai US$2,9 triliun yang menggabungkan karakteristik perbankan komersial dan investasi, private equity, dan wealth management. Perusahaan-perusahaan ini mengumpulkan dana tabungan rumah tangga untuk menawarkan pinjaman dan berinvestasi di real estat, saham, obligasi, dan komoditas.

Sebelumnya, investor sudah dibuat gelisah karena khawatir akan kesehatan ekonomi dan pasar keuangan China. Salah satu pengembang properti terbesar negara tersebut, Country Garden Holdings Co., hampir mengalami gagal bayar. Sementara itu, pinjaman yang diberikan oleh bank-bank China turun ke level terendah sejak 2009 bulan lalu.

Saham-saham di China turun tajam, dengan CSI 300 Index mencatat penurunan terbesar sejak Oktober, sementara yuan melemah.

Sektor trust, yang dahulu dianggap sebagai tempat aman oleh masyarakat kaya China untuk mendapatkan imbal hasil besar, kini telah dihantui oleh gagal bayar dalam beberapa tahun terakhir.

Nacity Property Service Co. dan KBC Corp. yang pertama kali mengumumkan berita tentang penundaan pembayaran oleh Zhongrong International Trust Co. pada Jumat malam. Adapun sebuah perusahaan lain menyatakan bahwa pembayaran produk dari unit Zhongzhi telah jatuh tempo bulan ini dan akan mengambil langkah hukum untuk memulihkan kerugian investasi.

Zhongrong Trust menyatakan bahwa mereka mengetahui soal beredarnya surat palsu di media sosial yang mengatakan perusahaan itu tidak dapat beroperasi lagi. Perusahaan trust ini sendiri memiliki 270 produk dengan total 39,5 miliar yuan yang jatuh tempo tahun ini.

Dalam satu surat yang beredar di media sosial itu, manajer kekayaan di Zhongzhi meminta maaf kepada para kliennya dan mengatakan bahwa unit kekayaan grup itu telah memutuskan untuk menunda pembayaran semua produk sejak pertengahan Juli.

Zhongzhi, yang digambarkan oleh media China Caixin sebagai salah satu grup keuangan swasta terkemuka di China, didirikan oleh Xie Zhikun. Ia mengembangkan perusahaan itu menjadi raksasa keuangan yang bisnisnya meliputi perusahaan-perusahaan trust, ekuitas swasta, dan wealth management.

(bbn)

No more pages