Bloomberg News
Bloomberg, Alibaba Group Holding Ltd. belum dapat sepenuhnya memenuhi permintaan layanan artificial intelligence (AI) training seperti yang diminta klien. Terdapat kendala pasokan, kata eksekutif perusahaan.
Kelangkaan komponen, seperti cip artificial intelligence, dapat menghambat langkah China meningkatkan teknologi paling terdepan saat ini.
“Pada kuartal terakhir, kami telah menerima banyak permintaan untuk model training dan layanan terkait dalam infrastruktur cloud, namun hanya bisa terpenuhi sebagian karena rantai pasokan jangka pendek dunia mengalami kendala,” kata Chairman dan Chief Executive Officer (CEO) Alibaba Daniel Zhang, yang akan mundur dari jabatan bulan September, kepada para analis.
Dirinya akan fokus pada bisnis cloud Alibaba setelah menyerahkan jabatan kepada co-founder Alibaba, Joseph Tsai dan Eddie Wu.
Kekurangan semikonduktor bertenaga tinggi membubarkan langkah China dalam mengimbangi Amerika Serikat dalam teknologi AI. Diketahui Washington telah melarang perusahaan-perusahaan China untuk membeli perangkat cip canggih milik Nvidia Corp.
Hal ini telah menghambat upaya untuk mendorong persaingan dengan ChatGPT, milik OpenAI. Nvidia sejak itu telah membuat versi lebih rendah dari chip A100, yang paling kuat untuk negara AS, dan perusahaan teknologi besar China, termasuk Alibaba dan dilaporkan telah melakukan pemesanan miliaran dolar.
Pemerintahan Presiden Joe Biden Rabu (9/8/2023) mengumumkan regulasi baru untuk membatasi sebagian investasi perusahaan-perusahaan AS pada sektor komputasi kuantum dan AI di China. Kebijakan yang selanjutnya dapat merugikan negara Asia dalam ambisinya untuk memajukan kemampuan teknologi.
(bbn)