Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pada zona hijau dengan kenaikan 18,31 poin atau 0,27% ke posisi 6.917,71 pada perdagangan Selasa (25/7/2023).

Total transaksi hari ini mencapai Rp9,5 triliun, dari 17,5 miliar saham yang ditransaksikan sepanjang perdagangan. Nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat 0,19% ke posisi Rp14.998/US$ pada pasar spot pukul 16.10 WIB.

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan. Keputusan ini sejalan dengan ekspektasi pasar. Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 24-25 Juli 2023 memutuskan untuk mempertahankan BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,5%.

Dengan demikian, suku bunga acuan BI sudah dipertahankan selama 6 bulan berturut-turut. Keputusan tersebut, konsisten dengan posisi (Stance) kebijakan moneter untuk memastikan inflasi tetap terkendali. Hingga akhir 2023, BI memperkirakan inflasi akan terjaga di kisaran target 2-4%. Untuk 2024, target inflasi ada di 2,5-3,5%.

Kebijakan moneter tersebut akan berfokus untuk penguatan stabilitas nilai tukar rupiah untuk mengendalikan imported inflation dan memitigasi dampai rambatan ketidakpastian pasar keuangan global.

Pergerakan sektor saham barang baku, sektor saham transportasi, dan sektor saham perindustrian menjadi pendukung utama penguatan IHSG dengan kenaikan 0,72%, 0,43% dan 0,12%.

Adapun sektor saham barang baku yang melaju pesat adalah, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) meroket 14,4% ke posisi Rp2.300/saham, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) melesat naik 11,1% ke posisi Rp179/saham. PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) menguat 5,4% ke posisi Rp155/saham.

Senada, sektor saham transportasi juga naik mendongkrak gerak IHSG, PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) meroket 18,8% ke posisi Rp530/saham, PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) melesat naik 13,4% ke posisi Rp119/saham. PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) menguat 10,1% ke posisi Rp119/saham.

Sementara indeks saham LQ45 yang berisikan saham-saham unggulan ditutup di zona hijau, dengan mencatatkan kenaikan 1,42 poin atau 0,15% ke posisi 963,84.

Saham-saham LQ45 yang bergerak pada teritori positif antara lain, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 80 poin ke posisi Rp1.080/saham, PT GoTo Group Tbk (GOTO) menguat 3 poin ke posisi Rp114/saham. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) terapresiasi 15 poin ke posisi Rp750/saham.

Emiten properti milik Grup Lippo, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan pendapatan bersih Rp566,09 miliar pada semester I-2023. Perolehan itu drop 24,53% secara tahunan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp750,1 miliar.

Penurunan kinerja tersebut termasuk laba usaha, diperburuk dengan kenaikan beban keuangan mencapai 46,91% menjadi Rp35,17 miliar. Sehingga, laba bersih LPCK anjlok 67,03% secara tahunan menjadi tersisa Rp73,36 miliar.

Emiten rumah sakit, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) membukukan pendapatan mencapai Rp5,28 triliun pada semester I-2023. Angka ini melesat naik 19,78% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp4,41 triliun.  Kenaikan tersebut memicu lonjakan laba bersih SILO hingga 139,53% secara tahunan menjadi Rp503,37 miliar dari sebelumnya hanya Rp210,3 miliar.

Adapun pasar saham Asia bergerak menguat pada perdagangan sore hari ini. Indeks Hang Seng Hong Kong meroket 4,10%, indeks Shanghai Composite melesat naik 2,13%, indeks Strait Times Singapore naik 0,59%, indeks Kospi menguat 0,30% dan indeks Nikkei 225 melemah 0,06%. Sementara itu, Dow Jones Index Future turun 0,04%.

(fad)

No more pages