Logo Bloomberg Technoz

Pembatalan Penerbangan Buntut Tabrakan Japan Airlines

News
03 January 2024 13:41

Penumpang mengantre di loket layanan Japan Airlines di Bandara Haneda di Tokyo, Jepang, Selasa (2/1/2023). (Kentaro Takahashi/Bloomberg)

Penumpang mengantre di loket layanan Japan Airlines di Bandara Haneda di Tokyo, Jepang, Selasa (2/1/2023). (Kentaro Takahashi/Bloomberg)

Saat kecelakaan 379 penumpang yang berada di dalam pesawat Japan Airlines Co berhasil menyelamatkan diri. (Kentaro Takahashi/Bloomberg)
Penumpang mengantre di loket layanan Japan Airlines di Bandara Haneda di Tokyo, Jepang, Selasa (2/1/2023). (Kentaro Takahashi/Bloomberg)
Pesawat jet Airbus Japan Airlines Co terbakar usai bertabrakan dengan pesawat De Havilland Canada Dash 8, Selasa (2/1/2023). (Kentaro Takahashi/Bloo

Bloomberg, Sebanyak 379 penumpang yang berada di dalam pesawat Japan Airlines Co berhasil menyelamatkan diri setelah pesawat jet Airbus tersebut terbakar usai bertabrakan dengan pesawat De Havilland Canada Dash 8 yang jauh lebih kecil pada pada Selasa malam, kemarin. Tabrakan pesawat itu membuat sejumlah maskapai membatalkan dan menjadwal ulang penerbangannya.

Dikutip dari NHK, lebih dari 100 penerbangan, terumata ke dan dari Bandara Haneda, diperkirakan akan dibatalkan pada Rabu. Hal ini akan berdampak pada 20.000 penumpang Japan Airlines dan All Nippon Airways.

Japan Airlines diketahui telah membatalkan 50 penerbangan domestik ke dan dari Bandara Haneda. Sementara All Nippon Airways membatalkan 54 penerbangan domestik dan satu penerbangan internasional.

Pembatalan penerbangan lain ke dan dari Haneda, termasuk 4 penerbangan Skymark Airlines, 7 penerbangan Airdo, dan 1 penerbangan Solaseed Air.  Sementara itu, Peach Aviation berencana mengoperasikan 6 penerbangan internasional yang menghubungkan Haneda dan Taiwan sesuai jadwal.

 

(bbn)